iniriau.com, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau bersama Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau menggelar kegiatan halal bihalal Idulfitri 1447 Hijriah sebagai ajang mempererat hubungan lintas elemen masyarakat dan pemerintah. Kegiatan yang berlangsung di Balai Dang Merdu BRK Syariah Pekanbaru, Minggu (12/4/2026), dihadiri kepala daerah se-Riau, tokoh adat, tokoh agama, serta anggota DPR RI dan DPD RI daerah pemilihan Riau.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Riau, Boby Rachmat, mengatakan halal bihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi sarana strategis untuk memperkuat komunikasi dan menyatukan visi pembangunan.
“Momentum ini penting untuk menyelaraskan langkah dan memperkuat komitmen bersama dalam mendorong kemajuan Riau,” ujarnya.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun dalam forum seperti ini menjadi fondasi utama dalam menciptakan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga dukungan dan kepercayaan masyarakat.
“Sinergi dan kepercayaan adalah kunci. Tanpa itu, kebijakan tidak akan berjalan maksimal,” tambahnya.
Ia juga menilai halal bihalal menjadi ruang efektif untuk mempererat hubungan, sekaligus membuka komunikasi yang lebih hangat antar pemangku kepentingan. Sementara itu, Ketua Umum FKPMR, Mambang Mit, menyebut forum tersebut dapat dimanfaatkan sebagai wadah diskusi informal terkait berbagai persoalan strategis di Riau.
“Melalui pertemuan seperti ini, kita bisa bertukar pikiran dan melahirkan gagasan konstruktif untuk percepatan pembangunan daerah,” katanya.
Ia optimistis, kolaborasi yang terjalin antara pemerintah dan masyarakat akan mampu mendorong Riau menjadi daerah yang lebih maju dan berdaya saing di masa depan.**