Iniriau.com, Pekanbaru - Masyarakat tiga desa yang berada di kawasan pesisir, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir mengeluhkan rusaknya perkebunan kelapa mereka akibat tergerus air laut.
Anggota DPRD Riau asal Indragiri Hilir, Muhammad Arpah dalam sidang paripurna penyampaian hasil reses di Pekanbaru, Senin mengatakan akibat persoalan yang terjadi puluhan tahun itu, masyarakat bahkan mengaku ingin pindah ke Provinsi Jambi karena tak mendapatkan perhatian dari Pemprov Riau.
"Saat saya reses ini yang selalu disampaikan masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai pekebun kelapa. Kondisi kebun mereka tenggelam akibat intrusi air laut, sudahlah harga kelapa murah, kebunnya rusak akibat air asin," ujar Arpah yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi III DPRD Riau.
Karena kondisi tersebut, lanjut dia, bahkan masyarakat mengancam untuk berpindah ke provinsi tetangga sebab secara akomodasi lebih dekat dengan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.
"Ini sudah bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat. Mereka membandingkan desa mereka dengan desa tetangga yang berada di provinsi Jambi, disana bantuannya cepat, sementara di Riau lamban. Dari sana masyarakat ingin pindah provinsi, katanya, kalau tak diperhatikan begini kami lebih cenderung untuk pindah," sebut Politisi PPP Riau itu.
Dalam rapat paripurna, Arpah meminta kepada Sekretaris Daerah Ahmad Hijazi untuk mengakomodir aspirasi masyarakat dengan menggelontorkan anggaran untuk pembangunan tanggul menahan air laut.
"Ini mohon jadi perhatian pemerintah, dana yang ada mohon ditambah. Selama ini masyarakat membangun tanggul dengan swadaya. Ini tak cukup tanpa bantuan pemerintah," sebutnya.
"Bantuan dari pemkab memang sudah ada tapi tidak begitu membantu karena keterbatasan anggaran. Kita minta bantu provinsi, karena saya lihat selama ini belum ada bantuan dari provinsi," ujarnya. (irc)
Puluhan tahun tak dapat perhatian, Masyarakat Inhil Selatan ancam pindah provinsi
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPRD Riau, Muhammad Arpah
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Perluas Penanganan Anak Putus Sekolah di 2026
Kamis, 12 Februari 2026 - 13:31:53 Wib Pekanbaru
Musrenbang Limapuluh, Agung Nugroho Tekankan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga
Rabu, 11 Februari 2026 - 21:47:09 Wib Pekanbaru
Pemko Optimalkan LPS di Tingkat Kelurahan Atasi Tumpukan Sampah
Rabu, 11 Februari 2026 - 12:39:00 Wib Pekanbaru
Pemko Pekanbaru dan TNI Bersinergi Lewat TMMD ke-127
Selasa, 10 Februari 2026 - 13:29:05 Wib Pekanbaru