Dan hal itu yang membuat pakar ekonomi sekelas Kwik Kian Gie mengeluarkan pernyataan pedas.
Menurut dia, sikap Kwik tersebut tidak seperti biasanya yang selalu tampil kalem.
"Pak Kwik yang biasanya selalu santun dan senyum, kesel sekali karena Darmo (Darmawan Prasodjo) ngelantur, banyak oratory, dan banyak data ngawur," kara Rizal Ramli di akun Twitter, Kamis (14/2).
Rizal Ramli, Kwik Kian Gie dan Darmawan Prasodjo bersama narasumber lain menjadi pembicara diskusi "Potret Ekonomi di Tahun Politik" yang diselenggarakan salah satu televisi nasional, Rabu (13/2) malam.
Saat closing statement, Kwik Kian Gie terlihat geram dengan Darmawan Prasodjo. Menurut Kwik, apa yang disampaikan Darmo memperlihatkan seolah-olah para peserta yang hadir di forum tersebut adalah orang bodoh.
"Saya ini pernah menjabat Menko Ekuin, pernah menjabat Menteri Bappenas, terutama Bappenas yang saya sebut. Malam ini kok saya mendapat kesan, mereka itu (peserta yang hadir) tolol semua. Setelah mendengar pak Prasodjo, goblok semua, Bappenas itu dungu semua," ujar Kwik.
"Ini yang benar pak Rocky Gerung yang mengatakan yang lain dungu, atau pak Prasodjo semuanya dungu. Kecuali yang ada di sana," tambah Kwik menutup pernyataanya.
Sebelumnya, ekonom senior Faisal Basri yang juga hadir sebagai pembicara dalam diskusi itu, juga sempat menyemprot Darmo.
"Yang ditanya apa, yang dijawab apa, ini menunjukkan betapa hebatnya mas Darmawan. Soalnya yang ditanyakan proyek tol, LRT, itu yang dipermasalahkan bank Dunia. Karena ada pembangunan yang tidak lewat RPJM. Hal itu yang menimbulkan masalah," ungkapnya.
Darmawan Prasodjo pada kesempatan itu beberapa kali menjelaskan, latar belang pembangunan proyek infrastruktur Jokowi dan dampaknya bagi masyarakat.(irc/rml)
Pemaparan Deputi I Staf Presiden Banyak Yang Menyimpang, Kwik Kian Gie Dibuat geram
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Kwik Kian Gie
Iniriau.com - Ekonom senior Dr. Rizal Ramli menilai pemaparan Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) Darmawan Prasodjo dalam diskusi "Potret Ekonomi di Tahun Politik" banyak yang menyimpang.
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Nasional
HPN 2026 Ukir Sejarah Nasional, Monumen Media Siber Indonesia Resmi Berdiri di Banten
Kamis, 12 Februari 2026 - 19:18:16 Wib Nasional
Peserta HPN 2026 SMSI Disambut Meriah di Pendopo Kabupaten Pandeglang oleh Bupati dan Wakil Gubernur Banten
Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38:46 Wib Nasional
SMSI Buka HPN 2026 dari Tanah Sejarah Banten, Ratusan Pemilik Media Ikut Ekspedisi Banten Lama
Kamis, 12 Februari 2026 - 18:35:03 Wib Nasional
Fokuskan Ketahanan Pangan, GPIPS Jadi Strategi Baru Jaga Inflasi
Kamis, 12 Februari 2026 - 16:56:41 Wib Nasional