SMSI dan ABPEDNAS Bangun Sinergi Pengawasan Digital untuk Program Desa dan MBG

SMSI dan ABPEDNAS Bangun Sinergi Pengawasan Digital untuk Program Desa dan MBG
SMSI dan ABPEDNAS memperkuat kolaborasi dalam mendukung pengawasan program Jaga Desa dan Jaga Makan Bergizi Gratis (foto:SMSI)

iniriau.com, JAKARTA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) memperkuat kolaborasi dalam mendukung pengawasan program Jaga Desa dan Jaga Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sistem informasi dan pengawasan berbasis digital.

Kesepakatan itu dibahas dalam audiensi pengurus pusat SMSI dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ABPEDNAS di Kantor Pusat ABPEDNAS, Jalan Gudang Peluru Raya Nomor 29, Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum SMSI Firdaus hadir bersama Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar, Bendahara Iwan Jalaluddin, dan Wakil Ketua Dewan Penasihat SMSI Prof. Dr. Taufiqurochman, A.Ks., S.Sos., M.Si. Firdaus mengatakan, kerja sama itu menjadi bagian penting dalam mendukung pengawasan pembangunan desa sekaligus menyukseskan program Makan Bergizi Gratis yang tengah dijalankan pemerintah.

Menurutnya, SMSI melalui jaringan media siber di berbagai daerah siap membantu menyampaikan informasi yang edukatif dan positif kepada masyarakat terkait pelaksanaan program Jaga Desa maupun Jaga MBG.

“SMSI siap membantu memperkuat publikasi dan penyebaran informasi agar masyarakat memahami manfaat program sekaligus dapat ikut mengawasi pelaksanaannya secara konstruktif,” ujar Firdaus.

Selain penguatan publikasi, kerja sama tersebut juga mencakup pemanfaatan aplikasi dan website ABPEDNAS sebagai sarana pengaduan masyarakat terkait berbagai temuan atau kendala di lapangan.

Melalui sistem digital itu, masyarakat diharapkan lebih mudah menyampaikan laporan sehingga proses tindak lanjut dapat dilakukan lebih cepat tanpa menghambat pelaksanaan program desa maupun MBG.

Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS Prof. Dr. Reda Manthovani menegaskan, pengawasan berbasis teknologi dan kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan program pemerintah berjalan secara transparan dan tepat sasaran.

“Melalui sinergi ini, setiap pengaduan maupun temuan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti secara profesional. Fokus utamanya memastikan program berjalan optimal demi kepentingan masyarakat,” kata Reda yang juga menjabat Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel).

Ia menjelaskan, program Jaga Desa dan Jaga MBG merupakan bentuk pengawasan partisipatif yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa, dan berbagai pihak terkait guna mendukung pembangunan desa serta pelaksanaan program makan bergizi gratis.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS Adhitya Yusma Perdana menilai keterlibatan media memiliki peran penting dalam menciptakan transparansi dan meningkatkan partisipasi publik terhadap pengawasan program pemerintah.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan sistem yang tersedia untuk menyampaikan kendala maupun temuan di lapangan sehingga penyelesaiannya bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Adhitya.

Audiensi tersebut ditutup dengan komitmen kedua organisasi untuk menindaklanjuti kerja sama hingga ke tingkat daerah dengan melibatkan pengurus ABPEDNAS dan jaringan media anggota SMSI di seluruh Indonesia.**

#Hukrim

Index

Berita Lainnya

Index