Penurunan Harga Sawit Swadaya Riau Berlanjut, Disbun Riau Beberkan Penyebabnya

Penurunan Harga Sawit Swadaya Riau Berlanjut, Disbun Riau Beberkan Penyebabnya
Hasil panen petani sawit di Riau (foto:Betty)

iniriau.com, Pekanbaru – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau kembali menetapkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pola kemitraan swadaya untuk periode 29 April hingga 5 Mei 2026. Dalam penetapan terbaru ini, harga TBS tercatat mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya.

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi, menjelaskan penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun. Harga TBS pada kelompok ini turun sebesar Rp102,10 per kilogram atau setara 2,58 persen.

“Dengan penurunan tersebut, harga pembelian TBS petani berada di angka Rp3.854,21 per kilogram, sementara harga cangkang ditetapkan sebesar Rp22,66 per kilogram,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pada periode ini indeks K yang digunakan sebesar 92,22 persen. Penurunan harga juga dipengaruhi turunnya harga minyak sawit mentah (CPO) dan kernel di pasar. Harga CPO tercatat turun Rp312,32 per kilogram, sedangkan kernel merosot Rp812,03 per kilogram dibandingkan minggu sebelumnya.

Selain itu, terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, kondisi tersebut membuat penetapan harga mengacu pada rata-rata tim, dan jika tervalidasi dua kali, menggunakan harga rata-rata KPBN.

“Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN ditetapkan sebesar Rp15.369,00 per kilogram dan harga kernel KPBN sebesar Rp15.941,50 per kilogram,” jelasnya.

Menurut Supriadi, melemahnya harga TBS pekan ini terutama dipicu oleh penurunan harga CPO dan kernel di pasar. Meski demikian, ia menilai perbaikan tata kelola dalam penetapan harga terus menunjukkan progres positif.

“Sinergi seluruh pihak dengan dukungan Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani,” tutupnya.**

#Bisnis

Index

Berita Lainnya

Index