iniriau.com, PEKANBARU - Sebanyak 424 calon jemaah haji kloter pertama asal Riau resmi diberangkatkan dari Bandara Sultan Syarif Kasim II, Kamis (23/4/2026). Para jemaah diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui transit di Bandara Hang Nadim menggunakan maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 238 dan JT 236.
General Manager Bandara SultanSyarif Kasim II, Yoko Harianto, mengatakan proses keberangkatan berjalan lancar dengan dua jadwal penerbangan pada pagi dan siang hari.
“Alhamdulillah, hari ini kami telah memberangkatkan 424 jemaah haji kloter pertama Riau asal Pekanbaru. Mereka berangkat dalam dua penerbangan, pukul 09.15 WIB dan 12.50 WIB, transit di Batam sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak PT Angkasa Pura Indonesia telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran angkutan haji tahun ini, mulai dari kesiapan fasilitas, peralatan, hingga personel di lapangan.
“Kami sudah mempersiapkan seluruh aspek operasional, termasuk koordinasi dengan seluruh stakeholder seperti Otoritas Bandara, Kementerian Agama, TNI/Polri, LPPNPI, Imigrasi, Bea Cukai, Balai Kekarantinaan Kesehatan, hingga maskapai dan ground handling agar proses keberangkatan berjalan optimal,” jelasnya.
Dari sisi keamanan, bandara juga menyiagakan sembilan personel Aviation Security, satu personel BKO TNI AU, serta fasilitas pendukung berupa mesin X-ray, Hand Held Metal Detector (HHMD), dan Walkthrough Metal Detector (WTMD) di Gedung Grha Aviasi.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk mendukung kelancaran perjalanan jemaah haji, baik saat keberangkatan maupun kepulangan nanti,” tegas Yoko.
Secara keseluruhan, musim haji 2026 mencatat total 2.386 jemaah asal Riau yang terbagi dalam tujuh kelompok terbang (kloter). Seluruh jemaah dijadwalkan berangkat melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru mulai 23 April hingga 9 Mei 2026, dengan kloter pertama dan kedua berasal dari Kota Pekanbaru, disusul Kampar, Kuantan Singingi, gabungan Pekanbaru dan Indragiri Hulu, Pelalawan, serta kembali Pekanbaru pada kloter terakhir.**