iniriau.com, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mematangkan rencana pembentukan Tim Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian fiskal daerah. Pembahasan tersebut dilakukan dalam rapat persiapan yang digelar di Kantor Gubernur Riau, Jumat (9/1/2025), dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Rapat ini bertujuan menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengelola potensi pendapatan daerah. Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menegaskan bahwa optimalisasi PAD menjadi kebutuhan mendesak di tengah tantangan pembiayaan pembangunan daerah.
“Daerah tidak bisa terus bergantung pada dana transfer pusat. Optimalisasi PAD harus dilakukan secara serius, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Syahrial.
Ia menjelaskan, pembentukan tim ini akan mengintegrasikan kebijakan dan langkah antar OPD agar pengelolaan pendapatan daerah berjalan lebih efektif dan tidak tumpang tindih. Dalam rapat tersebut, turut dibahas strategi peningkatan PAD, mulai dari pemutakhiran dan validasi data, penguatan pengawasan, hingga peningkatan kepatuhan wajib pajak dan retribusi.
“Tim ini nantinya bekerja berbasis data yang akurat. Dengan data yang valid, kebijakan yang diambil akan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan daerah,” tambahnya. Pemprov Riau menargetkan Tim Optimalisasi PAD dapat segera dibentuk dan berfungsi sebagai motor penggerak peningkatan pendapatan daerah untuk mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.**