JAKARTA - Mungkin Anda termasuk salah satu orang yang sering membersihkan telinga dengan cotton bud. Justru cara ini salah karena kotoran telinga tambah menumpuk dan menyumbat bagian rongga.
Spesialis THT dr Sri Susilawati SpTHT dari RSUP Fatmawati Jakarta dikutip dari okezone mengatakan, telinga manusia selalu dalam keadaan bersih alami. Anda tak harus mengorek kuping yang dapat mengakibatkan cedera.
“Kalau normal seumur hidup manusia telinganya bersih secara alami. Tak perlu ngorek telinga pakai cotton bud karena malah mendorong kotoran ke dalam,” tutur dr Sri.
dr Sri menambahkan, kondisinya akan berbeda dengan orang yang telinganya tidak normal. Dia akan memproduksi lebih banyak minyak di dalam telinga atau justru liangnya sempit.
Jika mengalaminya, Anda harus membersihkan telinga secara berkala. Dianjurkan untuk pergi ke dokter THT setiap satu tahun sekali.
“Kalau telinganya keadaan tak normal, orang harus satu tahun sekali ke Puskesmas atau dokter untuk dibersihkan. Kalau telinga dikorek-korek sendiri malah tambah bikin budeg,” pangkasnya.
sumber: riaupos.co
Mendorong Kotoran Kedalam
Bersihkan Telinga Pakai Cotton Bud Bisa Budeg
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
bersihkan telinga dengan cotton bud. Justru cara ini salah karena kotoran telinga tambah menumpuk dan menyumbat bagian rongga.
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Transisi Musim Picu Lonjakan Malaria di Riau, Rohil Catat Ratusan Kasus
Rabu, 11 Februari 2026 - 10:50:04 Wib Kesehatan
Paku di Paru Pria 52 Tahun Berhasil Dikeluarkan Dokter RSUD Arifin Achmad
Kamis, 05 Februari 2026 - 15:06:46 Wib Kesehatan
Pekanbaru, Siak, Kampar dan Rohul Raih Penghargaan UHC Awards 2026
Selasa, 27 Januari 2026 - 21:22:00 Wib Kesehatan
Membludak, RSD Madani Pekanbaru Segera Tambah 20 Unit Mesin Cuci Darah
Jumat, 23 Januari 2026 - 18:53:35 Wib Kesehatan