JAKARTA - Semakin tua seseorang, akan semakin banyak perubahan yang dialami secara fisik dan psikis. Salah satu perubahan yang akan kamu alami adalah menipisnya rambut. Separuh dari wanita yang berusia di atas 50 tahun akan mengalami penipisan rambut.
Tak lain karena pengaruh hormon. Namun bukan berarti hal ini tak bisa dihambat dan dicegah. Dikutip dari The New York Times, dokter mengatakan, yang seringkali jadi penyebab rontok dan menipisnya rambut adalah tiga hal ini, antibiotik, pil KB dan diet yang tidak sehat.
Resep obat bisa berpengaruh terhadap kekuatan dan pertumbuhan rambut. Sayangnya, salah satu efek samping konsumsi obat antibiotik adalah membuat rambutmu rontok dan menipis.
Begitu pula jika mengonsumsi pil KB. Ada yang cocok dengan pil KB tertentu, ada juga yang tidak. Coba konsultasikan pada dokter dan ungkapkan masalah yang kamu alami. Kamu bisa mengganti pil KB dan menemukan yang cocok.
Jika efeknya karena diet yang tidak sehat, perhatikan pola makanmu dari sekarang. Semakin bertambah usia, semakin tinggi nutrisi yang kamu butuhkan. Lebih banyak makan sayur dan buah serta olahraga ya
sumber: riaupos.co
Hindari Antibiotik dan Diet Agar Rambut Tidak Menipis
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Ilustrasi
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Transisi Musim Picu Lonjakan Malaria di Riau, Rohil Catat Ratusan Kasus
Rabu, 11 Februari 2026 - 10:50:04 Wib Kesehatan
Paku di Paru Pria 52 Tahun Berhasil Dikeluarkan Dokter RSUD Arifin Achmad
Kamis, 05 Februari 2026 - 15:06:46 Wib Kesehatan
Pekanbaru, Siak, Kampar dan Rohul Raih Penghargaan UHC Awards 2026
Selasa, 27 Januari 2026 - 21:22:00 Wib Kesehatan
Membludak, RSD Madani Pekanbaru Segera Tambah 20 Unit Mesin Cuci Darah
Jumat, 23 Januari 2026 - 18:53:35 Wib Kesehatan