iniriau.com, PEKANBARU - Kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gardu Prabowo Riau resmi berganti. Rika Putra menyatakan mundur dari jabatan ketua yang selama ini dipegangnya, dengan alasan keterbatasan waktu akibat aktivitas pekerjaan yang semakin padat.
Rika menegaskan, keputusan tersebut diambil demi menjaga kinerja organisasi tetap berjalan maksimal. Ia menilai, Gardu Prabowo Riau membutuhkan sosok pemimpin yang dapat mencurahkan perhatian penuh untuk menggerakkan roda organisasi dan mengawal agenda politik.
Menindaklanjuti pengunduran diri tersebut, Dewan Pimpinan Nasional Gardu Prabowo menunjuk Rocky Ramadani sebagai Ketua DPD Gardu Prabowo Riau yang baru. Penetapan ini dilakukan atas arahan Ketua Umum Sugiono pada 10 April 2026.
Rocky bukan sosok baru di internal organisasi. Sebelumnya, ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), posisi strategis yang berperan dalam penguatan struktur dan pembinaan kader.
Dengan latar belakang tersebut, Rocky dinilai memiliki kapasitas untuk melanjutkan kepemimpinan dan memperkuat soliditas organisasi ke depan. Dalam pernyataannya, Rocky menyampaikan kesiapan menjalankan amanah yang diberikan. Ia berkomitmen menjaga kekompakan kader serta memperluas jaringan organisasi.
“Ini amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Fokus kami menjaga soliditas dan memastikan organisasi tetap aktif dalam perjuangan politik,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Sumatera Gardu Prabowo, Irwansyah, mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di internal organisasi. Ia menilai tantangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kerja sama yang kuat antar kader. Ia juga menyebutkan bahwa surat keputusan (SK) penetapan ketua DPD Gardu Prabowo Riau telah diserahkan kepada Rocky, didampingi jajaran pengurus lainnya.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa Gardu Prabowo Riau semakin solid dan adaptif dalam menghadapi dinamika politik ke depan.**