iniriau.com, Bengkalis – Suasana pilu menyelimuti prosesi penghormatan terakhir bagi Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkalis, alm Yulistar Elevanto Simorangkir, Rabu (8/4/2026).
Pelepasan jenazah berlangsung di rumah duka yang berlokasi di Jalan Bandes, Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis. Sejak pagi, keluarga, kerabat, hingga rekan seprofesi tampak berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.
Deretan papan bunga ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan, mulai dari kepala daerah hingga unsur Forkopimda, memenuhi halaman rumah duka sebagai tanda kehilangan atas sosok almarhum.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, di antaranya Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar bersama jajaran, pengurus PWI Bengkalis, perwakilan Pengadilan Negeri Bengkalis, serta para insan pers. Kehadiran mereka mencerminkan eratnya hubungan almarhum dengan berbagai institusi.
Dalam sambutannya, Kapolres Bengkalis menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian sosok jurnalis yang dikenal berdedikasi tinggi. Ia mengenang almarhum sebagai pribadi yang memiliki komitmen kuat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Beliau adalah sosok yang memiliki semangat luar biasa dalam menjalankan profesinya. Meski pertemuan kami singkat, saya melihat dedikasi dan integritasnya sebagai wartawan patut menjadi teladan,” ujarnya.
Kapolres juga menilai almarhum sebagai mitra penting kepolisian dalam menyebarluaskan informasi yang edukatif dan berimbang kepada publik.
Sementara itu, Ketua PWI Bengkalis, Adi Putra, mengenang almarhum sebagai pribadi yang sederhana, ramah, dan penuh pengabdian di dunia jurnalistik. Ia menyebut kepergian Yulistar menjadi kehilangan besar bagi organisasi dan rekan-rekannya.
“Beliau bukan hanya rekan kerja, tetapi juga sahabat yang selalu membawa semangat kebersamaan. Dedikasinya untuk PWI Bengkalis akan selalu kami ingat,” ungkapnya.
Diketahui, Yulistar Elavanto Simorangkir wafat pada Senin (6/4/2026) pukul 06.30 WIB di RSUD Kabupaten Bengkalis. Ia meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.
Semasa hidupnya, almarhum tetap aktif menjalankan tugas jurnalistik meski diketahui mengidap penyakit komplikasi dalam beberapa tahun terakhir. Ia tidak pernah memperlihatkan kondisi kesehatannya dan tetap beraktivitas seperti biasa.
Pria kelahiran Bengkalis, 11 Juli 1968 itu telah menekuni dunia jurnalistik sejak 2005. Ia bergabung dengan PWI Bengkalis pada 2016 dan dikenal aktif dalam berbagai kegiatan organisasi. Almarhum juga pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Kesejahteraan periode 2021–2024, sebelum akhirnya dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan untuk masa bakti 2024–2027.
Usai prosesi pelepasan, jenazah almarhum dimakamkan di pemakaman Gereja AKBP, Jalan HOS Cokroaminoto, Bengkalis, diiringi tangis keluarga dan para pelayat. Ucapan duka juga datang dari berbagai pihak, termasuk pimpinan media tempat almarhum bekerja, yang menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas sosok jurnalis yang dikenal penuh dedikasi.
Prosesi berjalan khidmat. Tangis haru keluarga dan sahabat mengiringi perjalanan terakhir almarhum menuju tempat peristirahatan terakhirnya.**