BENGKALIS, - Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas yang pada pasal 39 ayat (1) menyatakan, dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, Puskesmas wajib diakreditasi secara berkala paling sedikit 3 (tiga) tahun sekali.
Tahun 2017 ini, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Selatbaru Kecamatan Bantan dan Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil dinyatakan lulus Akreditasi dengan prediket Madya.
Pernyataan lulus akreditasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Supardi melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Heri Pratikno, Sabtu (11/11/2017) kemarin, dilansir dari diskominfotikbengkalis.
Heri mengungkapkan, Akreditasi madya merupakan kategori sedang untuk pemberian pelayanan publik.
“Peningkatan status terhadap dua Puskesmas ini, akan menjadi motivasi sekaligus cambuk untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkap Heri.
Dinas Kesehatan Bengkalis membuat road map survey terhadap 6 Puskesmas. Yakni,Puskesmas Selat Baru Kecamatan Bantan dan Puskesmas Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil, dilakukan pada bulan Mei lalu.
Kemudian pada bulan Oktober giliran Puskesmas Sungai Pakning dan Puskesmas Bengkalis, sedangkan bulan November survey terhadap Puskesmas Duri dan Puskesmas Tanjung Medang.
SUMBER: HUMAS BENGKALIS
Dua Puskesmas di Bengkalis Akreditas Madya
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Heri Pratikno dengan Dokter, pegawai UPT Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Selatbaru Kecamatan Bantan dinyatakan lulus Akreditasi dengan prediket Madya, Sabtu (11/11/2017).
Pilihan Redaksi
IndexKomisi III DPRD Riau dan PHR Tinjau Progres Pemulihan TTM
Berkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Kolesterol Tinggi Bisa Menyerang Meski Berat Badan Normal
Ahad, 02 Agustus 2026 - 10:30:54 Wib Kesehatan
Kasus Malaria Rohil Tembus 2.284, Sinaboi Jadi Zona Terparah
Sabtu, 01 Agustus 2026 - 11:04:31 Wib Kesehatan
Perluas Pilihan Pengobatan Diabetes, Daewoong Luncurkan Enavogliflozin di Indonesia
Jumat, 10 Juli 2026 - 09:35:45 Wib Kesehatan