Iniriau.com, PEKANBARU - Truk Over Dimension Over Loading (ODOL) tidak hanya merusak jalan Provinsi. Namun jalan dalam kota Pekanbaru juga terkena imbas truk ODOL. Hal ini membuat Wali Kota Pekanbaru Firdaus gerah. Menurut Firdaus, salah satu ruas jalan di Pekanbaru yang rusak akibat ODOL adalah Jalan Lintas Timur Pekanbaru (Kecamatan Kulim) menuju ke Kabupaten Pelalawan.
Jalan ini hancur akibat lalu lalang truk Over Dimension Over Loading (ODOL). Padahal dana untuk perbaikannya mencapai Rp43 triliun.
"Truk ODOL ini tidak bisa ditoleransi lagi. Ukurannya besar, lebarnya juga tidak standar. Sehingga jalan yang dilewatinya cepat rusak." Ujar Wali Kota Jumat (17/12).
Tidak hanya itu, truk ODOL ini juga sering mengakibatkan kecelakaan karena masuk ke jalan sempit.
Akibat lalu lalang truk ODOL di Jalan Lintas Timur Pekanbaru, kerugian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) mencapai Rp43 triliun. Kerugian ini hanya untuk jalan nasional di Lintas Timur yang telah rusak akibat truk ODOL. **
Wako Pekanbaru Geram Jalan Lintas Timur Pekanbaru Hancur Akibat ODOL
Redaksi
Sabtu, 18 Desember 2021 - 10:11:23 WIB
Ilustrasi - internet
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pekanbaru
Wali Kota Sebut Kebersihan Pekanbaru Membaik, Petugas Jadi Garda Terdepan
Senin, 16 Februari 2026 - 12:45:16 Wib Pekanbaru
Uji Coba Perdana, Sumur Libo SE #86 Pertamina Hulu Rokan Hasilkan 1.274 Barel per Hari
Senin, 16 Februari 2026 - 10:01:19 Wib Pekanbaru
Pendapatan Naik, TPP Pegawai Pekanbaru Dibayar Penuh 14 Bulan
Senin, 16 Februari 2026 - 05:59:28 Wib Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Perluas Penanganan Anak Putus Sekolah di 2026
Kamis, 12 Februari 2026 - 13:31:53 Wib Pekanbaru