PEKANBARU - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau terus melakukan proses penyelidikan dugaan penyelewengan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Pekanbaru, yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di bekas Taman Hiburan Kaca Mayang, dan di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di bekas Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Pada penyelidikan dua RTH ini penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, serta sejumlah barang bukti. sebagai proses verifikasi terhadap barang bukti telah dilakukan.
" Proses penyelidikan masih lanjut dan saat ini sedang dilakukan M verifikasi untuk penguatan pembuktian, serta dicocokkan dengan alat bukti lain yang sudah ada," ungkap Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Sugeng Riyanta kepada wartawan Kamis (6/4/17) siang.
Seperti diketahui, pembangunan dua unit RTH di Pekanbaru yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Riau diduga terjadi penyelewengan.
Menariknya, satu di antara kedua RTH telah diresmikan oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Raharjo akhir tahun 2016 silam.
Tugu yang diresmikan pimpinan tertingi lembaga antirasuah tersebut bernama Tugu Integritas. Saat ini kondisinya belum bisa diakses masyarakat umum, dan masih dipagar seng.
Sama seperti tugu integritas, RTH lainya, tepat di bekas bangunan putri Kaca Mayang juga demikian, tidak bisa diakses masyarakat umum, dan masih ditutupi pagar seng.
Kedua RTH tersebut saat ini masih berstatus pemeliharaan. Dikabarkan pembangunan keduanya telah menelan biaya Miliaran Rupiah.***
sumber: riauterkini.com
Pidsus Kejati Riau Selidiki Selewengan Bangun RTH Pekanbaru
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Sugeng Riyanta, ( foto: Internet)
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukum
Kasus Tender Bermasalah ULP Siak Memasuki Babak Penyidikan
Rabu, 11 Februari 2026 - 21:39:21 Wib Hukum
Tes Internal Ungkap Lima Personel Polres Meranti Gunakan Narkotika
Rabu, 11 Februari 2026 - 18:44:25 Wib Hukum
Sidang Penganiayaan Wali Murid di Pekanbaru, Korban Pilih Berdamai
Rabu, 11 Februari 2026 - 17:35:25 Wib Hukum
KPK Panggil Pj Gubri dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek PUPR-PKPP
Rabu, 11 Februari 2026 - 15:09:56 Wib Hukum