Pekanbaru, iniriau.com-Pihak Komisi I DPRD Riau telah menggelar rapat dengar pendapat dengan Badan Kepegawaian Daerah untuk meminta klarifikasi terkait polemik pelantikan eselon III dan IV di lingkup Pemprov Riau.
Ketua Komisi I DPRD Riau Ade Agus Hartanto di Pekanbaru, Rabu, mengatakan pihaknya tengah menelusuri latar belakang pejabat yang dilantik, mekanisme pelantikan yang disinkronkan dengan aturan yang berlaku.
"Kita pengen tau dari 625 orang yang dilantik ini berasal dari mana saja, latar belakangnya apa saja, karena lagi jadi pembicaraan yang hangat di tengah masyarakat. Jadi kami konfirmasi ke BKD," ucap Ade Agus Hartanto.
Dia mengatakan hasil dari rapat dengar pendapat tersebut, selanjutnya akan dibahas secara intenal di Komisi I DPRD Riau.
"Hearing tadi kita akan diskusikan secara internal. Kita rumuskan dan rangkum, kalau ada kejanggalan-kejanggalan kita akan panggil ulang, diperluas lagi pembahasannya" ucap politisi PKB Riau tersebut.
Namun jika sebaliknya, pelantikan ini sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku serta pejabat yang dilantik memiliki kapasitas dalam mengemban posisi tersebut. Maka menurutnya, tidak ada yang perlu dipersoalkan.
"Selagi yang bersangkutan dalam melaksanakan tugas kinerjanya bagus. Sebenarnya tidak masalah. Nah ini yang kita kroscek apa sesuai atau tidak," ucap Ade Agus.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution melantik ratusan pejabat eselon III dan IV. Perombakan pejabat ini sempat menuai kritik dari sejumlah pihak, karena adanya nama-nama famili Gubernur dan Sekda dalam daftar pejabat yang baru dilantik.
Bahkan, informasi terbaru dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, dari ratusan pejabat itu ada yang terbukti mengkonsumsi narkoba sesuai hasil tes urine.9irc/antarariau(
DPRD Riau telusuri latar belakang pejabat yang dilantik
Redaksi
Kamis, 16 Januari 2020 - 18:16:37 WIB
ilustrasi
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pemprov Riau
Pemprov Riau Siapkan 30 Blok WPR Legalkan Tambang Emas Rakyat di Kuansing
Rabu, 11 Februari 2026 - 21:07:48 Wib Pemprov Riau
Program Swasembada Pangan di Riau Diperkuat, Produksi Padi Tumbuh Dua Digit
Selasa, 10 Februari 2026 - 11:40:21 Wib Pemprov Riau
Rakor Kesbangpol Riau Soroti Konflik Lahan, Rohingya, dan Kamtibmas
Senin, 09 Februari 2026 - 19:56:51 Wib Pemprov Riau
Pemprov Riau Respons Polemik New Paragon dengan Audit Izin
Sabtu, 07 Februari 2026 - 13:03:35 Wib Pemprov Riau