JAKARTA - Orang dengan kelainan mata minus tinggi ternyata tidak boleh sembarangan beraktivitas. Anda harus berhati-hati agar tidak memicu robeknya retina mata.
Diterangkan Spesialis Mata dari RS Husada Jakarta dr Liliani Wahyu SpM seperti dikutip dari okezone, seseorang dapat mengalami mata minus karena ukuran retinanya sudah mengalami kelainan sejak lahir. Bila dibiarkan, ukuran retina semakin melebar dan membahayakan dirinya.
“Kalau orang minus tinggi di atas lima, panjang sumbu bola matanya sensitif. Bayangkan kalau balon ditiup semakin besar akan pecah. Sama dengan retina bisa robek,” ujarnya.
dr Lili membeberkan beberapa pantangan yang harus dihindari para pengidap mata minus tinggi. Karena Anda mungkin hanya tahu khusus wanita tidak disarankan untuk melahirkan normal.
Tapi rupanya tidak itu saja yang tak boleh dilakukan. Ada kegiatan yang tanpa disadari dapat merobek retina mata.
“Orang matanya minus gak boleh buang air besar ngeden dan batuk keras juga. Kemudian bersin yang terlalu kencang sebaiknya dihindari,” tukasnya ramah.
sumber: riaupos.co
Hindari Bersin bagi Penderita Mata Minus
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Hindari Bersin bagi Penderita Mata Minus
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Transisi Musim Picu Lonjakan Malaria di Riau, Rohil Catat Ratusan Kasus
Rabu, 11 Februari 2026 - 10:50:04 Wib Kesehatan
Paku di Paru Pria 52 Tahun Berhasil Dikeluarkan Dokter RSUD Arifin Achmad
Kamis, 05 Februari 2026 - 15:06:46 Wib Kesehatan
Pekanbaru, Siak, Kampar dan Rohul Raih Penghargaan UHC Awards 2026
Selasa, 27 Januari 2026 - 21:22:00 Wib Kesehatan
Membludak, RSD Madani Pekanbaru Segera Tambah 20 Unit Mesin Cuci Darah
Jumat, 23 Januari 2026 - 18:53:35 Wib Kesehatan