PEKANBARU - KASUS gizi buruk kembali ditemukan. Kali ini kasus itu terjadi di wilayah Kecamatan Limapuluh. Namun demikian, sudah mendapatkan penanganan.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Helda melalui Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kota Pekanbaru, Elifarsyah kepada wartawan, Rabu (1/3/17).
Kasus gizi buruk tersebut menurut Elifarsyah diketahui berdasarkan pemantauan status gizi balita yang dilaksanakan di Puskesmas.
"Diawal tahun 2017 memang ditemukan satu kasus gizi buruk di Kecamatan Limapuluh. Artinya, tidak menutup kemungkinan akan ada potensi kasus gizi buruk lain," ungkap Elifarsyah.
Dinas Kesehatan intens memberikan program dalam mengantisipasi keberadaan kasus gizi buruk. Kasus gizi buruk mendapatkan perhatian saat memeriksa status gizi balita . Dengan tujuan, untuk menghilangkan kasus gizi buruk kedepannya.
"Banyak program yang sudah di jalankan seperti pemberian makanan tambahan untuk balita. Pemantauan status gizi balita, penyuluhan, dan konseling tentang gizi balita. Penanganan kasus gizi buruk kita laklukan rawat jalan dan rawat inap," katanya.
Elifarsyah menambahkan kasus gizi buruk bukan hanya terjadi karena dari faktor kekurangan gizi. Yang tentunya didominasi oleh keluarga miskin. Namun demikian, keluarga miskin bisa makan untuk alitanya setiap hari sudah bersyukur.
sumber: riaupos.co
Wilayah Kecamatan Limapuluh
Ada Kasus Gizi Buruk di Pekanbaru
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Ilustrasi
Pilihan Redaksi
IndexKomisi III DPRD Riau dan PHR Tinjau Progres Pemulihan TTM
Berkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Kolesterol Tinggi Bisa Menyerang Meski Berat Badan Normal
Ahad, 02 Agustus 2026 - 10:30:54 Wib Kesehatan
Kasus Malaria Rohil Tembus 2.284, Sinaboi Jadi Zona Terparah
Sabtu, 01 Agustus 2026 - 11:04:31 Wib Kesehatan
Perluas Pilihan Pengobatan Diabetes, Daewoong Luncurkan Enavogliflozin di Indonesia
Jumat, 10 Juli 2026 - 09:35:45 Wib Kesehatan