Pekanbaru, iniriau.com-Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru tidak bisa memastikan bahwa penyebab bayi usia 3 hari di daerah ini meninggal benar-benar karena kabut asap.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Muhammad Amin sudah mengetahui kejadian itu. Namun ia tidak dapat memastikan kematian bayi tersebut disebabkan oleh kabut asap.
"Iya benar, kita sudah dapat informasinya. Tapi sampai saat ini kita belum bisa pastikan meninggalnya karena kabut asap. Karena awalnya bayi demam," kata M Amin, Kamis (19/9/2019).
Kata Amin, pada hari kedua bayi mengalami demam yang cukup tinggi. Bahkan laporan dari Puskesmas, kondisi bayi yang tidak stabil dugaan sementara dikarenakan demam.
"Laporan Puskesmas ke saya kondisi bayi demam. Suhunya mencapai 39 lebih. Tapi kasus ini masih kita dalami penyebabnya," terang Amin.
Amin juga tidak dapat memastikan bahwa kematian bayi karena kabut asap. Karena tidak ada bukti yang menyatakan karena korban kabut asap.(irc/halloriau)
Soal Bayi Meninggal Diduga karena Asap, Diskes Pekanbaru Belum Bisa Dipastikan
Redaksi
Kamis, 19 September 2019 - 17:45:41 WIB
Orang tua bayi meninggal diduga karena asap, Evar dan Lasmayan
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Perluas Penanganan Anak Putus Sekolah di 2026
Kamis, 12 Februari 2026 - 13:31:53 Wib Pekanbaru
Musrenbang Limapuluh, Agung Nugroho Tekankan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga
Rabu, 11 Februari 2026 - 21:47:09 Wib Pekanbaru
Pemko Optimalkan LPS di Tingkat Kelurahan Atasi Tumpukan Sampah
Rabu, 11 Februari 2026 - 12:39:00 Wib Pekanbaru
Pemko Pekanbaru dan TNI Bersinergi Lewat TMMD ke-127
Selasa, 10 Februari 2026 - 13:29:05 Wib Pekanbaru