JAKARTA - Anak yang mengalami demam tinggi terkadang mengalami step atau kejang. Sampai saat ini belum diketahui penyebabnya apa. Kejang terjadi ketika demam pada anak mencapai 38 C ke atas.
Melansir laman NHS, ada juga mungkin genetik seorang anak, terutama bila keluarga mengalami persoalan yang sama. Dalam kebanyakan kasus, suhu tinggi disebabkan oleh infeksi. Contoh umum misalnya cacar, flu, infeksi telinga tengah, maupun tonsilitis.
Biasanya kejang akibat demam terjadi sekira 5 menit. Kondisi ini diikuti dengan beberapa gejala, seperti hilangnya kesadaran, kaki dan lengan menjadi kaku, serta keluarnya busa pada mulut anak.
Kejang hanya terjadi sekali, ketika anak mengalami demam. Kadang-kadang anak mengalami kejang dalam 24 jam sekali dan hanya memengaruhi di satu area tubuh tertentu.
Ketika anak sedang mengalami kondisi kejang-kejang, jangan masukkan benda apapun ke dalam mulut mereka. Termasuk obat-obatan. Kemungkinan anak menggigit lidah saat kejang-kejang.
Moms, bila anak mengalami kejang-kejang lebih dari lima menit dan tidak menjunjukkan tanda-tanga berhenti, segera bawa ia ke rumah sakit terdekat. pasalnya, kondisi kejang-kejang bisa diakibatkan oleh penyakit serius lain, seperti meningitis.
sumber: riaupos.co
Bahaya Memasukkan Benda ke Mulut Anak yang Kejang Akibat Demam
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Pilihan Redaksi
IndexKomisi III DPRD Riau dan PHR Tinjau Progres Pemulihan TTM
Berkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Kolesterol Tinggi Bisa Menyerang Meski Berat Badan Normal
Ahad, 02 Agustus 2026 - 10:30:54 Wib Kesehatan
Kasus Malaria Rohil Tembus 2.284, Sinaboi Jadi Zona Terparah
Sabtu, 01 Agustus 2026 - 11:04:31 Wib Kesehatan
Perluas Pilihan Pengobatan Diabetes, Daewoong Luncurkan Enavogliflozin di Indonesia
Jumat, 10 Juli 2026 - 09:35:45 Wib Kesehatan