Sinergi BSP dan SKK Migas, Wujudkan Kampung Hijau dan Produktif di Siak

Senin, 13 April 2026 | 09:23:41 WIB
Penanaman 2.000 bibit pohon ditanam dalam program bertema “Siak Hijau, Dosan Bedelau” (foto:Humas PT BSP)

iniriau.com, SIAK – Gerakan penghijauan kembali digencarkan di Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak. Sebanyak 2.000 bibit pohon ditanam dalam program bertema “Siak Hijau, Dosan Bedelau”, yang dilaksanakan pada Kamis (9/4/2026). 

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi PT Bumi Siak Pusako (BSP) bersama World Cleanup Day Riau yang diinisiasi SKK Migas Sumbagut, sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Penanaman dilakukan di beberapa titik wilayah kampung dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, perangkat kampung, hingga masyarakat setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pusako Zulfikri S, STP, Penghulu Kampung Dosan Zamri, SAg, perwakilan SKK Migas Vallerina, serta Tim Community Development PT BSP yang dipimpin Tengku Muchlis, ST., MT.

Jenis tanaman yang ditanam didominasi pohon buah dan produktif, seperti rambutan, mangga, aren, matoa, hingga jeruk nipis. Selain untuk penghijauan, tanaman tersebut juga diproyeksikan memiliki nilai ekonomi bagi warga dalam jangka panjang. Camat Pusako Zulfikri mengapresiasi program tersebut dan menilai kegiatan ini memberi manfaat ganda, baik dari sisi lingkungan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam merawat pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan SKK Migas Sumbagut, Vallerina, menyampaikan bahwa program penanaman pohon merupakan agenda rutin yang terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Program ini diharapkan mampu menciptakan kawasan yang lebih hijau, sehat, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Team Manager Community Development PT BSP, Tengku Muchlis, menambahkan bahwa penanaman 2.000 pohon ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kualitas lingkungan, tetapi juga menjadi sumber ekonomi dan gizi bagi masyarakat setempat.

“Selain berfungsi memperindah kawasan, keberadaan pohon juga dinilai dapat membantu mengurangi risiko banjir serta meningkatkan kualitas udara di wilayah kampung,” ucapnya.

Program ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam memperkuat gerakan penghijauan daerah melalui slogan “Siak Hijau, Dosan Bedelau.”**

Tags

Terkini