Bupati Siak Targetkan Tiga Agenda Besar BSP Usai Bertemu Kepala SKK Migas

Jumat, 20 Februari 2026 | 19:47:55 WIB
Bupati Siak Dr.Afni (dua dr kiri) siap memperkuat lagi kontribusi BSP untuk PAD daerah. (Foto : humas)

Iniriau.com, JAKARTA– Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menargetkan tiga agenda besar untuk penguatan BUMD Bumi Siak Pusako (BSP) pada tahun 2026.

Hal itu disampaikannya usai melakukan pertemuan dan diskusi dengan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, di Wisma Mulia, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Afni menegaskan, Pemerintah Kabupaten Siak tidak ingin hanya berpuas diri dengan peningkatan deviden, tetapi juga menyiapkan langkah strategis jangka menengah dan panjang guna memperkuat kontribusi sektor migas terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Tak berpuas hati dengan deviden, kami menargetkan dalam tahun ini juga akan ada tiga agenda besar. Kami bekerja keras untuk segera menyelesaikannya,” ujar Afni, saat pertemuan didampingi Komisaris BSP Heriyanto, Plt Direktur BSP, Raihan.

Agenda pertama adalah pemenuhan kewajiban Komitmen Kerja Pasti (KKP) BSP kepada negara sebanyak tujuh sumur. Menurut Afni, di awal masa jabatannya, pihaknya dibayangi kekhawatiran pengelolaan BSP akan ditarik kembali apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi.

Namun, regulasi dan pedoman kerja sama kini telah rampung. Selanjutnya akan masuk pada tahapan dan proses kemitraan yang saling menguntungkan. Jika eksplorasi baru berjalan, Pemkab Siak optimistis lifting BSP akan meningkat.

Agenda kedua adalah menghadirkan mitra strategis untuk kolaborasi pengadaan pipa baru. Afni menjelaskan, pipa lama yang digunakan BSP sudah berusia tua dan tidak lagi efisien, sehingga harus diganti.
Dengan adanya pipa baru, BSP tidak perlu lagi mengeluarkan biaya besar untuk trucking.

Pembangunan pipa tersebut dinilai sebagai langkah strategis yang akan menjadi infrastruktur jangka panjang penopang PAD Siak.

Agenda ketiga, Pemkab Siak menargetkan BSP memiliki direksi definitif pada tahun ini. Afni memastikan proses Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) akan melibatkan kalangan profesional dan pada tahapan krusial dilaksanakan secara terbuka.

Selain tiga agenda utama tersebut, Pemkab Siak juga akan melakukan evaluasi manajemen dan tata kelola kepegawaian di BSP secara paralel. Uji kompetensi karyawan menjadi bagian penting agar BUMD tersebut diisi tenaga profesional sesuai bidangnya.

Afni berharap seluruh rangkaian agenda ini dapat memperkuat posisi BSP sebagai salah satu sumber utama PAD Siak serta membuka ruang bagi putra-putri daerah untuk berkiprah secara maksimal dalam pengelolaan sumber daya alam daerah.**
 

Tags

Terkini