Iniriau.com, Jayapura - Lokasi tambang bawah tanah (Underground) PT Freeport Indonesia di Mile 74 longsor saat para pekerja sedang melakukan penambangan. 2 Pekerja terjebak akibat dalam longsor tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (3/4) pukul 16.10 Wit. Saat longsor ada 4 pekerja di dalam tambang, namun 2 orang berhasil meloloskan diri.
"Insiden terjadi Rabu sekitar pukul 16.10 WIT, dilaporkan 4 karyawan menjadi korban.2 selamat, sementara 2 karyawan lainnya belum ditemukan," ujar Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto, Kamis (4/4/2019).
"Lokasi longsor di underground mile 74," imbuhnya.
Agung menjelaskan saat ini petugas masih melakukan pencarian korban insiden luapan lumpur material/our di Ore Bin 6 comveyor 66 Fider 6 MLA Underground Mile 74 Distrik Tembagapura itu.
'Pukul 08.10 WIT Tim pencarian korban masih melakukan pembersihan dan pemotongan konveyor jalur terowongan yang tertimbun dari material Ore dengan menggunakan alat berat (Loader).
2 karyawan yang selamat ialah Yohanis dan Yoku. Sementara 2 karyawan yang masih dicari, Kawi Yanto Waroy dan Taufik Adnin Rasyid.
'Kemungkinan besar kedua karyawan masih hidup, karena udara cukup bersih mengalir dalam tambang tempat kedua pekerja tersebut terjebak,' kata Kapolres Agung.
Yohanis Yoku mengalami luka lecet di kaki kiri dan benturan di sekitar dada kiri. Kedua korban selamat saat ini masih menjalani perawatan di RS Tembagapura.
Untuk saat ini, petugas sedang melakukan pembersihan material longsor untuk mencari 2 korban lainnya.
"Jarak terowongan yang sudah dibersihkan sejauh 10 s/d 15 meter dan perkiraan yang belum di bersikan menuju TKP awal sejauh 10 s/d 15 meter,' ujar Kapolres Agung. (Detikcom)
2 Korban Tertimbun Longsor Tambang Underground PT Freeport, Masih Dalam Pencarian
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
TKP longsor di underground PT Freeport
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Nasional
HPN 2026 Ukir Sejarah Nasional, Monumen Media Siber Indonesia Resmi Berdiri di Banten
Kamis, 12 Februari 2026 - 19:18:16 Wib Nasional
Peserta HPN 2026 SMSI Disambut Meriah di Pendopo Kabupaten Pandeglang oleh Bupati dan Wakil Gubernur Banten
Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38:46 Wib Nasional
SMSI Buka HPN 2026 dari Tanah Sejarah Banten, Ratusan Pemilik Media Ikut Ekspedisi Banten Lama
Kamis, 12 Februari 2026 - 18:35:03 Wib Nasional
Fokuskan Ketahanan Pangan, GPIPS Jadi Strategi Baru Jaga Inflasi
Kamis, 12 Februari 2026 - 16:56:41 Wib Nasional