bagansipaiapi, iniriau.com-Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melakukan investigasi ke lapangan untuk mengambil sample air dan ikan Sungai Rokan guna mencari tahu penyebab matinya berbagai jenis ikan di Sungai Rokan sekitar Kepenghuluan Labuhan Tangga Kecil Kecamatan Bangko.
"Kami sudah turun ke lapangan bersama tim analis labor lingkungan untuk mengambil sample air di muara Sungai Rokan, tepatnya daerah Kepenghuluan Labuhan Tangga Kecil Kecamatan Bangko. Hasil dari pengambilan sample ini nantinya akan diuji di laboratorium lingkungan Pekanbaru dan laboratorium Rokan Hilir," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rohil, Suwandi S Sos, Kamis (15/11/2018) di Bagansiapiapi.
Dijelaskan Suwandi, pengujian sample dilakukan di dua tempat sebagai pembanding antara hasil labor di Pekanbaru dengan hasil labor yang di Rokan Hilir. Selain sample air tim DLH juga mengambil sample ikan hasil tangkapan nelayan Sungai Rokan yang menurut para nelayan ikannya memiliki ciri fisik terkontaminasi bahan kimia.
"Selain mengambil sample air, kami juga mengambil sample ikan dari nelayan yang baru pulang mencari ikan di muara Sungai Rokan, informasi dari nelayan ikan yang didapatnya memiliki ciri fisik terkontaminasi bahan kimia. Tapi kita belum bisa menyimpulkan awal karena kita masih menunggu hasil uji sample di Labor Pekan Baru dan Labor Lingkungan Rohil yang nanti hasilnya akan dibandingkan," jelasnya.
Masa pengujian sample di laboratorium dikatakan Suwandi diperkirakan selama tiga minggu, setelah hasil uji lab keluar pihaknya akan melakukan ekspos dengan mengundang pihak terkait termasuk beberapa kepenghuluan yakni dari Kepenghuluan Jumrah, Kepenghuluan Teluk Pulau sampai Kepenghuluan Labuhan Tangga.
"Kami minta waktu selama tiga minggu, setelah uji labor keluar kita akan ekspos dengan mengundang dinas terkait termasuk pemerintah Kepenghuluan apa sebenarnya sumber pencemaran air Sungai Rokan. Jika ini memang diduga dari limbah sawit, tentu nanti akan kita tinjau kelapangan PKS-PKS yang beroperasi di Rohil yang membuang limbahnya ke sungai Rokan," ungkap Suwandi.
Ia mengharapkan untuk sementara waktu agar masyarakat beberapa kepenghuluan dapat bersabar sampai hasil labor keluar. Dari pengujian awal pengambilan sample air disampaikan Suwandi didapat hasil PH 5 pada air sungai Rokan di Kepenghuluan Labuhan Tangga Kecil, namun PH 5 yang menandakan keasaman air tersebut belum bisa disimpulkan apakah disebabkan limbah pabrik atau peristiwa alam musim hujan dibarengi pasang besar air laut.(irc/hrc)
Diduga Terkontaminasi Limbah, Ribuan Ikan Mati di Rohil
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Perluas Penanganan Anak Putus Sekolah di 2026
Kamis, 12 Februari 2026 - 13:31:53 Wib Pekanbaru
Musrenbang Limapuluh, Agung Nugroho Tekankan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga
Rabu, 11 Februari 2026 - 21:47:09 Wib Pekanbaru
Pemko Optimalkan LPS di Tingkat Kelurahan Atasi Tumpukan Sampah
Rabu, 11 Februari 2026 - 12:39:00 Wib Pekanbaru
Pemko Pekanbaru dan TNI Bersinergi Lewat TMMD ke-127
Selasa, 10 Februari 2026 - 13:29:05 Wib Pekanbaru