BANGKINANG, RidarNews.com - Senin, 3 Juli 2017, hingga hari ke-15 pelaksanaan Ops Ramadniya Siak 2017 di Polres Kampar, tercatat jumlah kecelakaan lalulintas sebanyak 3 kejadian dengan korban 1 meninggal dunia, 1 luka berat dan 9 luka ringan.
Jika dibandingkan saat pelaksanaan Operasi Ramadniya Siak 2016 lalu, terjadi penurunan yang cukup signifikan untuk jumlah kejadian lakalantas maupun korban lakalantas.
Namun untuk angka Gangguan Kamtibmas terjadi kenaikan, terdata sebanyak 11 Tindak Pidana terjadi selama Ops Ramadniya Siak 2017 ini yang didominasi oleh kasus pencurian sepeda motor (curanmor).
Data ini disampaikan dalam Rapat Anev pelaksanaan Operasi Ramadniya Siak 2017 yang dilaksanakan Senin pagi tadi (3/7/17) diruang data Polres Kampar, yang dipimpin Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto, SiK, MH dan diikuti seluruh Pejabat dilingkungan Polres Kampar yang terlibat dalam kegiatan Ops Ramadniya Siak 2017.
Sementara untuk arus mudik dan arus balik lebaran telah melewati puncaknya kemarin dan secara umum telah berjalan cukup baik, dan sejak hari ini arus lalulintas sudah mendekati normal.
Kapolres Kampar pada kesempatan Rapat Anev ini menyampaikan evaluasi atas meningkatnya kasus curanmor selama pergelaran Ops Ramadniya Siak 2017.
Lebih lanjut dijelaskan Kapolres bahwa perlu ditingkatkan kegiatan-kegiatan preventif dengan mengadakan patroli secara intens, serta melakukan himbauan kepada masyarakat agar waspada terhadap keamanan kendaraannya guna menekan tindak pidana curanmor ini.
"Operasi Ramadniya Siak 2017 ini akan berakhir besok malam Selasa (4/7/17) pukul 24.00 wib, semoga kondisi yang aman dan kondusif saat ini terus terjaga dan terpelihara," jelas Kapolres. (rima)
Jumlah Lakalantas di Kampar Turun Hingga Hari ke-15 Ops Ramadniya Siak 2017
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
apolres Kampar AKBP Deni Okvianto, SiK, MH dan diikuti seluruh Pejabat dilingkungan Polres Kampar yang terlibat dalam kegiatan Ops Ramadniya Siak 2017.
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukum
Pengeroyokan Diduga Terjadi di Koto Gasib, Polisi Telusuri Pelaku
Kamis, 12 Februari 2026 - 15:53:37 Wib Hukum
KPK Periksa 10 Saksi Tambahan di Kasus Dugaan Korupsi PUPR Riau
Kamis, 12 Februari 2026 - 13:21:36 Wib Hukum
Tak Terima Dinonaktifkan, Sudarto Gugat Ketum KONI Riau
Kamis, 12 Februari 2026 - 11:19:00 Wib Hukum
Kasus Tender Bermasalah ULP Siak Memasuki Babak Penyidikan
Rabu, 11 Februari 2026 - 21:39:21 Wib Hukum