Pekanbaru, iniriau.com-Tim percepatan pembangunan Kawasan Industri Tenayan (KIT) sudah dibentuk, Jumat (11/10/2019). Pembentukan tim ini untuk menggesa percepatan kawasan itu.
"Ini perlu dukungan dari seluruh OPD, tidak bisa hanya dari pihak pengelola saja. Untuk itu kita membuat sebuah tim percepatan untuk segera mewujudkan KIT ini," kata Asisten II Setdako Pekanbaru El Syabrina, Jumat (11/10/2019).
Ia menjelaskan, masih ada beberapa hal yang menjadi masalah untuk mewujudkan pembangunan KIT, salah satunya permasalahan kelembagaan. Dengan dibentuknya tim percepatan, diharapkan agar seluruh OPD dapat berkolaborasi untuk mewujudkan percepatan pembangunan KIT, dan menyelesaikan kendala-kendala yang terdapat di lapangan.
Lanjutnya, pembangunan KIT di lahan seluas 266 Hektare tersebut, dinilai akan memiliki nilai prospektif yang sangat bagus untuk perekonomian dan pembangunan Kota Pekanbaru. "Perizinan dan legalitas lahan sudah tidak ada kendala lagi. Lahan sudah deal," jelasnya.
Di kawasan itu nantinya juga akan dibangun fasilitas pendukung akses menuju KIT, seperti pembangunan jalan menuju kawasan tersebut dengan lebar ruas 70 meter, Pembangunan Jembatan Siak V, jalan lingkar, dan akses pendukung lainnya.
Ditargetkan pada tahun 2020, KIT yang berlokasi di Kecamatan Tenayan Raya dapat diwujudkan, dan dapat dijajakan dan di isi oleh para investor.
Direktur PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) Heri Susanto mengatakan, di kawasan industri tersebut akan dibangun menjadi beberapa zona.
"Ada peruntukan juga untuk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dalam kawasan industri tersebut," kata Heri, Jumat (11/10/2019).
Sebagai pengelolah, PT SPP mengundang para investor, untuk berinvestasi di kawasan industri tersebut. Konsep KIT memiliki konsep ramah lingkungan sesuai dengan konsep yang digunakan yaitu Eco Green.
"Tugas kami yang ditunjuk oleh SK Walikota sebagai badan pengelola, untuk mencari investor. Tentu investor yang sesuai dengan konsep KIT ini. Untuk itu dibutuhkan juga tim percepatan yang tergabung seluruh OPD Pemko Pekanbaru ini, agar dapat diwujudkan sesegera mungkin," jelasnya.
Beberapa investor sudah ada melirik kawasan industri tenayan tersebut, salah satunya Investor di bidang Pengelolaan kawasan industri dari China, dari Agung Podomoro dan mega kuningan.
"Investor untuk pengelolahan sudah ada, dari China mereka sangat serius. Pengelolaannya, dan dari lokal ada dua kami pernah berkomunikasi," kata Heri. (irc/halloriau)
Tim Percepatan Pembangunan KIT Kota Pekanbaru sudah Dibentuk
Redaksi
Jumat, 11 Oktober 2019 - 18:16:43 WIB
Assisten II Sekda Pekanbaru, Elsabrina
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Perluas Penanganan Anak Putus Sekolah di 2026
Kamis, 12 Februari 2026 - 13:31:53 Wib Pekanbaru
Musrenbang Limapuluh, Agung Nugroho Tekankan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga
Rabu, 11 Februari 2026 - 21:47:09 Wib Pekanbaru
Pemko Optimalkan LPS di Tingkat Kelurahan Atasi Tumpukan Sampah
Rabu, 11 Februari 2026 - 12:39:00 Wib Pekanbaru
Pemko Pekanbaru dan TNI Bersinergi Lewat TMMD ke-127
Selasa, 10 Februari 2026 - 13:29:05 Wib Pekanbaru