Polytron Rilis Kalkulator EV, Pengguna Bisa Hitung Sendiri Hemat Motor Listrik

Kamis, 02 April 2026 | 14:22:46 WIB
Motor listrik Polytron (foto:dok Polytron)

iniriau.com, JAKARTA – Lonjakan dan ketidakpastian harga bahan bakar minyak (BBM), ditambah antrean di sejumlah SPBU, mendorong masyarakat mulai melirik kendaraan yang lebih efisien dan praktis. Menjawab kondisi ini, Polytron memperkenalkan fitur kalkulator digital untuk menghitung potensi penghematan penggunaan motor listrik secara mandiri.
Melalui fitur yang dapat diakses publik, konsumen bisa menyesuaikan simulasi berdasarkan jarak tempuh harian hingga pola penggunaan kendaraan. 

Langkah ini diharapkan membantu masyarakat mengambil keputusan pembelian dengan lebih terukur.
Head of Group Product EV-2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menjelaskan bahwa simulasi penggunaan harian sejauh 60 kilometer selama satu bulan menunjukkan efisiensi yang signifikan. Dalam skenario tersebut, total jarak tempuh mencapai sekitar 21.000 kilometer per tahun.

“Untuk jarak tersebut, biaya pengisian listrik motor Polytron FOX 350 hanya sekitar Rp885 ribu per tahun. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan motor berbahan bakar bensin yang bisa mencapai Rp4,3 juta hanya untuk BBM,” ujarnya.

Tak hanya biaya energi, selisih juga terlihat dari komponen lain seperti pajak kendaraan dan perawatan rutin. Secara keseluruhan, total biaya tahunan motor listrik diperkirakan berada di bawah Rp1 juta, sementara motor konvensional bisa menembus lebih dari Rp5 juta per tahun. Artinya, pengguna berpotensi menghemat hingga sekitar Rp4,4 juta setiap tahun.

Selain faktor biaya, kemudahan pengisian daya menjadi keunggulan lain. Pengguna dapat mengisi baterai langsung dari rumah tanpa perlu mengantre di SPBU. Dalam kondisi normal, pengisian penuh membutuhkan waktu sekitar 4–5 jam, atau sekitar 1 jam dengan fitur pengisian cepat.
Dalam sekali pengisian penuh, motor listrik ini mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dengan biaya listrik yang relatif rendah, menjadikannya cocok untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak menengah.

Polytron juga menekankan aspek transparansi biaya sebagai nilai tambah kendaraan listrik. Berbeda dengan BBM yang fluktuatif, tarif listrik cenderung stabil sehingga pengeluaran dapat diprediksi lebih baik. Dari sisi keamanan, motor ini telah dilengkapi fitur seperti alarm anti-pencurian dan sistem kunci pintar. 

Sementara untuk perlindungan konsumen, tersedia program garansi baterai seumur hidup melalui skema sewa baterai, serta garansi satu tahun untuk komponen utama bagi pembelian baterai.

Untuk mendorong adopsi kendaraan listrik, Polytron turut menghadirkan program promo bertajuk “Kita Bikin Elektrik!” sepanjang April 2026. Dalam program ini, perusahaan memberikan potongan harga hingga Rp7 juta untuk sejumlah model motor listriknya. Setelah diskon, harga motor listrik Polytron untuk wilayah Jabodetabek dan Banten ditawarkan mulai dari Rp11 jutaan hingga Rp38 jutaan, tergantung tipe.

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya mempercepat peralihan masyarakat ke kendaraan listrik, sekaligus menawarkan solusi mobilitas yang lebih hemat di tengah dinamika harga energi.**

Zulifni 

Tags

Terkini