Media Gathering PHR, Bahas Isu Kekinian ‘Jurnalisme Data di Era AI’

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:30:00 WIB
Sharing session kegiatan media gathering Pertamina Hulu Rokan Regional 1 di Kota Batam, Rabu (11/02). (Foto: Ratih).

Iniriau.com, Batam - Sebagai bentuk apresiasi kepada rekan-rekan jurnalis yang berpartisipasi dalam meraih penghargaan Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025, Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Sumatera menggelar kegiatan Malam Apresiasi Pemenang AJP 2025 dan Media Gathering tahun 2026, Rabu (11/02). Kegiatan Media Gathering ini, berlangsung selama 3 hari yakni 11-13 Februari 2026 di Kota Batam.

Pjs Coorporate Commucation PHR Regional 1, Yurinta menyebutkan, kegiatan ini untuk menambah hubungan baik antar media. Dia juga menyampaikan, tahniah atas pencapaian beberapa wartawan dalam AJP 2025 lalu yang sudah digelar secara nasional beberapa waktu lalu.

‘’Selamat atas prestasi yang telah dicapai. Kami berharap, hasil ini bisa terus ditingkatkan dan kembali bisa berprestasi di AJP 2026 mendatang,’’ ujarnya.

Dengan mengusung tema "Innovating Through Collaboration", sebanyak 32 jurnalis dari Riau, Jambi, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara mendapatkan materi tentang Jurnalisme Data di Era AI yang disampaikan oleh Redaktur Pelaksana Katadata, Aria Wiratma Yudhistira.

Artificial Intelligence atau AI, adalah kecerdasan buatan yang kini sangat ramai digunakan termasuk dalam dunia jurnalistik. Penggunaan AI dalam dunia jurnalistik semakin populer, karena dinilai dapat membantu meningkatkan efisiensi dan akurasi.

Beberapa contoh penggunaan AI dalam jurnalistik antara lain dalam hal pengumpulan berita, penulisan berita, verifikasi fakta, rekomendasi konten hingga analisis sentimen.

Redaktur Pelaksana Katadata, Aria Wiratma Yudhistira mengatakan, penggunaan AI dalam jurnalistik juga memiliki tantangan tersendiri seperti memastikan akurasi dan keandalan informasi serta menghindari bias dan kesalahan.

"Hati-hati dalam menggunakan AI, karena datanya sering bias atau tidak valid. Harus di cek ulang, ini bener atau gak. Pencarian data secara manual atau tradisional lebih disarankan, meski bisa dikolaborasikan menggunakan AI. Karena pada prinsipnya, AI bukan sebagai pengganti tapi alat bantu untuk mempercepat pekerjaan," Sebut Aria.

Aria menambahkan, ada beberapa aplikasi AI untuk jurnalis diantara Chat GPT, Gemini, Claude dan Googlesheet AI untuk analisis data. Selain itu, juga ada Perplexity, Consensus dan Turboscribe untuk riset cepat.

Untuk monitoring real time, bisa menggunakan Smart Dashboard ESG dan Data Alert harga komoditas. Bahkan untuk visualisasi, bisa menggunakan notebookLM dan Claude (coding). **

 

Tags

Terkini