Pemprov Riau Fokus Tiga Strategi Penguatan Ekonomi 2026

Senin, 19 Januari 2026 | 13:58:19 WIB
Sekdaprov Riau Syahrial Abdi (foto: dok iniriau)

iniriau.com, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan tiga strategi utama untuk memperkuat perekonomian daerah pada tahun 2026. Strategi tersebut meliputi penguatan ekonomi berbasis potensi daerah, pengembangan kawasan industri, serta stabilisasi ekonomi rakyat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, dalam Sarasehan Ekonomi Awal Tahun 2026 yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Senin (19/1/2026). “Pertumbuhan ekonomi Riau hingga Triwulan III 2025 tercatat sebesar 4,98 persen. Ini menjadi modal penting untuk mendorong ekonomi daerah agar tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan pada 2026,” ujar Syahrial Abdi.

Ia menyebutkan, Riau saat ini berada di peringkat keenam PDRB nasional dan peringkat kedua untuk wilayah luar Pulau Jawa, dengan kontribusi terhadap perekonomian nasional mencapai 5,14 persen. Menurut Syahrial, penguatan ekonomi ke depan harus bertumpu pada kemampuan daerah sendiri, khususnya sektor perkebunan seperti sawit, kelapa, sagu, dan karet.

“Kita tidak bisa terus bergantung pada ekspor bahan mentah. Potensi komoditas lain seperti kelapa harus dioptimalkan melalui hilirisasi dan pengembangan industri,” tegasnya.

Pemprov Riau juga menargetkan stabilitas inflasi tetap terjaga agar daya beli masyarakat tidak terganggu. “Harapannya, ekonomi Riau pada 2026 terus meningkat, inflasi terkendali, dan kesejahteraan masyarakat benar-benar bisa dirasakan,” tutup Syahrial Abdi.**

Tags

Terkini